air terjun

air terjun
dapat dinikmati di pantai loknya

Minggu, 23 Oktober 2011

BERTANAM CABAI DALAM POT

Seiring majunya zaman bertambah pulalah kemajuan intelijensia manusia yang melahirkan iptek (ilmu dan teknologi). Iptek tersebut banyak yang bersifat terapan, salah satunya adalah terapan dibidang obat-obatan pertanian. Perusahaan penghasil pestisida mengklaim bahwa produknya aman terhadap kesehatan manusia dan lingkungan asalkan digunakan sesuai dengan anjuran standarnya. Namun karena ketidakpahaman petani, pestisida digunakan melebihi dosis dan frekuensi aplikasi yang kurang/lebih dari yang dianjurkan pabrikan. Tujuannya hanya satu yaitu agar hasil panen meningkat karena berkurangnya hama yang dapat merusak tanaman mereka.
Namun yang terjadi adalah dilema. Mengapa tidak! bukan hanya hama saja yang mati akibat pestisida tersebut, tetapi juga serangga lain yang berfungsi sebagai predator dan parasitoid terhadap hama tadipun ikut musnah. yang lebih parah lagi hama mengalami mutasi sebagai akibat dari adaptasi terhadap lingkungan yang telah berubah akibat sentuhan pestisida. Hama ini akan menjadi resisten, bahkan lebih ganas dari sebelumnya.
Oleh karena itu marilah kita meminimalkan penggunaan pestisida, kalaupun terpaksa gunakan dengan bijak, benar dan bertanggungjawab.
Sayur, buah dan bunga yang mengandung residu pestisida, tetap saja tidak aman bagi kesehatan manusia dan hewan, karena bahan aktifnya ada yang sukar terurai dan bersifat persisten. Akumulasi pestisida dalam tubuh kita pada jumlah yang besar dan waktu yang lama dapat memicu timbulnya penyakit kanker. Salah satu cara yang dapat kita lakukan untuk menghindari residu pestisida adalah dengan menciptahan home garden mini dihalaman rumah. satu bidang halaman dapat ditanami berbagai macam sayur, buah bunga dan rempah-rempah. Kali ini kita akan berbicara menanam cabai dalam pot/polibek/polybag.

ALAT

- cangkul
- ayakan pasir
- gembor

BAHAN

- tanah secukupnya
- pasir secukupnya
- air secukupnya
- kompos secukupnya
- pot/polybag

CARA KERJA

Tanah, pasir dan kompos diayak terlebih dahulu agar batu/sampah tidak terikut.
1. Campurkan tanah, pasir, kompos sebanyak 1:1:1
2. Ketiga komponen tersebut diaduk rata dengan cangkul
3. Isikan media tanam ke pot/polybag hingga 3/4 bagian
4. Siram agar tanahnya memadat
5. Pot siap ditanami biji/bibit cabai

PEMELIHARAAN

Usahakan untuk selalu menjaga kelembaban tanah yang ada dalam polibek agar tanaman tidak mengalami kekeringan/stress karena akan berdampak negatif pada produksinya. Untuk mencukupi kebutuhan hara, dianjurkan untuk membuat pupuk urea cair minimal 1g dalam 2 minggu sekali. Cara aplikasinya dengan melarutkan terlebih dahulu pupuk urea lalu disiramkan ke dalam polibek, jika tanaman cabai sudah mulai berbunga maka disarankan untuk memberi pupuk NPKMg agar proses produksi berjalan lancar dan tanaman tetap mendapat nutrisi sesuai kebutuhannya

Tidak ada komentar: