Bahan pencemar (logam berat)biasanya bersumber dari limbah pabrik (secara umum). diantara logam berat yang dimaksud yaitu tembaga dan timbal. kedua logam ini sangat beracun bagi tanaman. selain itu juga dapat merusak kesuburan tanah. oleh karena itu logam berat ini harus dipindahkan semaksimal mungkin atau dinonaktifkan (dikahatkan) agar tidak mempengaruhi produksi tanaman. ada dua alternatif untuk mengurangi kadar/dampak logam berat ini yaitu:
1. dengan menggunakan bahan organik
2. dengan menggunakan tumbuhan yang toleran dan akumulator logam berat
a. dengan menggunakan bahan organik
Bahan organik jika terurai sempurna akan menjadi humus. Humus inilah yang dapat mengikat(mengkahatkan) logam berat di dalam tanah sehingga tidak terserap oleh akar tumbuhan.
b. dengan tumbuhan toleran dan akumulator logam berat
salah satu tumbuhan yang toleran dan mampu mengakumulasikan logam berat dalam vakuolanya adalah tanaman kangkung. oleh karena itu pada aliran sungai/tanah yang tercemar dapat ditanami kangkung untuk mereduksi kadar logam berat. karena logam berat sangat berbahaya bagi manusia dan hewan maka produksi kangkung tersebut tidak boleh dimakan atau dijadikan makanan ternak. tanaman kangkung tersebut sebaiknya ditimbun disuatu tempat agar logam beratnya terakumulasi hanya satu titik saja. dengan demikian maka tanah mudah-mudahan berkurang kadar logam beratnya dan hasil pertaniannya pun aman untuk dikonsumsi manusia dan hewan.
1. dengan menggunakan bahan organik
2. dengan menggunakan tumbuhan yang toleran dan akumulator logam berat
a. dengan menggunakan bahan organik
Bahan organik jika terurai sempurna akan menjadi humus. Humus inilah yang dapat mengikat(mengkahatkan) logam berat di dalam tanah sehingga tidak terserap oleh akar tumbuhan.
b. dengan tumbuhan toleran dan akumulator logam berat
salah satu tumbuhan yang toleran dan mampu mengakumulasikan logam berat dalam vakuolanya adalah tanaman kangkung. oleh karena itu pada aliran sungai/tanah yang tercemar dapat ditanami kangkung untuk mereduksi kadar logam berat. karena logam berat sangat berbahaya bagi manusia dan hewan maka produksi kangkung tersebut tidak boleh dimakan atau dijadikan makanan ternak. tanaman kangkung tersebut sebaiknya ditimbun disuatu tempat agar logam beratnya terakumulasi hanya satu titik saja. dengan demikian maka tanah mudah-mudahan berkurang kadar logam beratnya dan hasil pertaniannya pun aman untuk dikonsumsi manusia dan hewan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar